Minggu, 09 Mei 2010 +- pukul 03.00 WIB
Hari itu, adalah hari dimana aku ditinggalkan oleh Ibu tercinta..
saat itu,,aku melihat ketenangan dan kedamaian diwajahnya...
Dan saat itu aku hanya memandanginya dan berdoa..
Ingin rasanya aku menyentuh pipinya dan mengelus rambutnya..
Tapi, entah mengapa pada saat itu aku tak mau melakukannya..
Jarum jam menunjukkan pukul 05.30 WIB,
Mobil jenazah telah standbay de depan rumah kakakku..
Rasanya aku tak rela bila Ibu masuk kedalamnya,
mengingat Ibu sangat benci dengan mobil tersebut..
Akupun ikut masuk kedalam mobil itu..
Merinding.., itu yang aku rasakan... .
Aku ingin menangis pada saat itu, tapi aku tak bisa..
Karena tangisanku terhenti oleh sirine mobil jenazah..
Dalam hati aku merasa benci dengan suara itu..
Setelah sampai dirumahku..
Aku langsung menangis tak henti-henti..
Dan aku terdiam sejenak sambil memejamkan mata...
Aku mengingat semua didikan, perhatian dan kasih sayang yang Ibu berikan semenjak aku masih dalam kandungan hingga aku berumur 14 tahun..
Hingga saat terakhir tiba...
Aku terus memandanginya..
Dan mengikutinya dari jauh sampai ke TPU..
Ingin rasanyaku menangis lagi..
Tapi aku tak bisa..
Karena +- pada jam 10.00 WIB rumah masa depan ada dihadapanku...
Ibu... .Semoga kau tenang disana...
By ; Nur Istiqomah Arrasyid
Jumat, 29 Juli 2011
I Miss U
Saatku mengenalmu..
Aku terpesona...
Saatku dekat denganmu..
Aku merasakan butir-butir kasih sayang..
Aku merasakan ketenangan bila ada didekatmu..
Senyumanmu...
Adalah semangat untukku..
Tawamu...
Membuat hidup aku lebih bahagia..
Karenamu...
Aku menjadi mengerti arti kasih sayang..
Dan karenamu juga aku mengerti arti ketulusan...
Walaupun terkadang kau buat aku sedikit kecewa..
Tapi, aku akan menjadikan itu sebagai awal dari sebuah kebahagiaan dimasa depan..
By ; Nur Istiqomah Arrasyid
Aku terpesona...
Saatku dekat denganmu..
Aku merasakan butir-butir kasih sayang..
Aku merasakan ketenangan bila ada didekatmu..
Senyumanmu...
Adalah semangat untukku..
Tawamu...
Membuat hidup aku lebih bahagia..
Karenamu...
Aku menjadi mengerti arti kasih sayang..
Dan karenamu juga aku mengerti arti ketulusan...
Walaupun terkadang kau buat aku sedikit kecewa..
Tapi, aku akan menjadikan itu sebagai awal dari sebuah kebahagiaan dimasa depan..
By ; Nur Istiqomah Arrasyid
Ku Butuh Perhatian Kalian
Saatku menangis dalam sepi...
Tak ada yang memperdulikanku..
Mereka hanyalah mementingkan diri mereka sendiri..
Tak pernah bisa mengerti keadaanku..
Apa kalian tau..
Aku sendiri disini..
Aku memang selalu diam,
tapi bukan berarti aku tak memperhatikan kalian..
Aku memang hanyalah anak kecil..
Tapi aku tidak bisa dibodohi oleh gerak-gerik kalian.
Kalian hanyalah memperhatikan orang yang jauh disana..
Apa pernah kalian memperhatikan kami disini..
Haaaah..
Aku semakin benci padamu..
Maaf tak sepantasnya aku mengatakan itu..
By ; Nur Istiqomah Arrasyid
Tak ada yang memperdulikanku..
Mereka hanyalah mementingkan diri mereka sendiri..
Tak pernah bisa mengerti keadaanku..
Apa kalian tau..
Aku sendiri disini..
Aku memang selalu diam,
tapi bukan berarti aku tak memperhatikan kalian..
Aku memang hanyalah anak kecil..
Tapi aku tidak bisa dibodohi oleh gerak-gerik kalian.
Kalian hanyalah memperhatikan orang yang jauh disana..
Apa pernah kalian memperhatikan kami disini..
Haaaah..
Aku semakin benci padamu..
Maaf tak sepantasnya aku mengatakan itu..
By ; Nur Istiqomah Arrasyid
Cinta Kepada Allah
Cinta sepenuh hati kita kepada Allah dan Rasulnya...
Dan ingin selamat di akhirat membuat kita ringan berjalan di dunia..
Tidak GR karena pujian,,
Tidak minder karena kekurangan,,
Tidak sakit hati karena hinaan,,
Dan tidak mau mendramatisir peristiwa yang membuat air mata sia-sia,
Patah hati karena putus cinta dan sebagainya..
Selain cinta padanya hancur, ibadah pun jadi malas dan tidak khusuk..
Mulailah katakan :
"Saatnya HambaMu berjuang meraih cintaMu ya Allah"
Dan ingin selamat di akhirat membuat kita ringan berjalan di dunia..
Tidak GR karena pujian,,
Tidak minder karena kekurangan,,
Tidak sakit hati karena hinaan,,
Dan tidak mau mendramatisir peristiwa yang membuat air mata sia-sia,
Patah hati karena putus cinta dan sebagainya..
Selain cinta padanya hancur, ibadah pun jadi malas dan tidak khusuk..
Mulailah katakan :
"Saatnya HambaMu berjuang meraih cintaMu ya Allah"
Butir-Butir Cinta
Berawal dari sebuah persahabatan...
Menjadi sebuah tali persaudaraan..
Hingga timbul benih-benih cinta yang berkembang begitu saja....
Aku tak mengerti dengan perasaan ini..
Yang sering berubah-ubah padanya..
Mungkin ini yang dinamakan cinta.....
Menjadi sebuah tali persaudaraan..
Hingga timbul benih-benih cinta yang berkembang begitu saja....
Aku tak mengerti dengan perasaan ini..
Yang sering berubah-ubah padanya..
Mungkin ini yang dinamakan cinta.....
Langganan:
Postingan (Atom)